Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tafakkur

Manusia Earphone

Gambar
Oleh HB. Arafat - Penak jamaku tenan to? Jamanku adalah jaman kebebasan setiap suara untuk berkoar-koar. Jaman dahulu, ketika ada sedikit perbedaan, maka akan ada evaluasi secara berjamaah agar kesepakatan kebudayaan tidak dilanggar. Hanya saja kesepakatan kebudayaan dahulu masih ikut campur pada persoalan religiusitas personal. Ketika ada yang berwudlu tetapi tidak membasuh telinga, maka seseorang itu dianggap berkhianat pada konsepsi agama. Sementara di jaman ini, manusia-manusianya sudah sadar bahwa membasuh telinga hanya sebuah sunnah yang baik dilakukan tapi tidak bersalah jika ditinggalkan. Bahkan jaman ini, jaman dimana kewajiban personal adalah tanggung jawab personalnya, manusia disekelilingnya haram mengevaluasi kesalahan orang lainnya. Penak jamanku tenan to? Jamanku itu jaman kebebasan, ketika engkau mengajak pacarmu ke kos-kosanmu, ke kontrakan atau rumahmu, maka engkau akan terbebas dari yang namanya razia, grebek dan kontrol sosial. Kalau jaman dahulu, e...

Hidlir, Bukan?

Gambar
Oleh HB. Arafat - " Waalaikumussalam ," ia hanya menjawab begitu dan melepaskan tangannya, seketika pergi ke arah selatan. Sebenarnya saya mau menyusulnya, namun terhalang oleh kang Dul yang kutinggal di meja makannya. Saya kembali ke meja makan menghampiri kang Dul. "Siapa itu, kang?" tanya kang Dul disaat keringat basah di leher belakang saya masih belum kering. "Sepertinya beliau itu Hidlir, kang." "Kok sampeyan tahu, ia Hidlir?" "Lah pas saya ajak salaman, ibu jarinya lembek banget, kang. Ora ono balunge ." "Bisa saja itu bukan Hidlir. Aku mau tanya, kang, apa setiap yang ibu jarinya tak bertulang itu pasti Hidlir?" Sebenarnya sudah sejak awal ketika kang Dul bertanya, saya enggan menjawab dengan jawaban yang linier . Namun bagaimana lagi, hidup saya teramat linier , sehingga jawaban-jawaban yang saya tuturkan padanya hanya sebatas pengetahuan yang saya ketahui. Selain itu, ditambah efek kegugupan seha...

Kantong Ajaib Doraemon

Gambar
Oleh HB. Arafat - Ketika saya berkeliling pasar, di sebelah barat pasar, tepatnya depan Klenteng, saya jumpai pria berbaju kumuh. Ia tidak sedang mengemis atau meminta-minta, yang begitu diperangi oleh pemerintah dunia serial kartun, namun pemerintah dunia tidak pernah memberikan apa-apa kepada mereka. Sementara mereka memiliki tanggungan yang mesti sesegera mungkin dijawab. Kalau meminta dilarang dan yang melarang tidak pernah memberi, sementara setiap kali mereka membuka peluang usaha selalu dihalang-halangi oleh izin, badan kesehatan, badan permutuan, bahan pengkualitasan, standarisasi dan upeti-upeti yang sebenarnya layak, jika usaha itu sudah memiliki sayap untuk terbang sebagaimana Garuda. Pria berbaju kumuh itu ternyata membagi beberapa lembar uang warna ungu kepada seorang ibu penjual bawang merah hasil panennya. Tanpa saya menyebut berapa pecahan yang ia berikan, tentunya anda tahu itu pecahan berapa, sebab kalau bicara empat huruf itu, tanpa memunafikkan diri, kita...

Kemerdekaan Bukan Merdeka

Gambar
Oleh HB. Arafat - Kemerdekaan itu merdeka yang tidak merdeka oleh awalan "ke" dan akhiran "an". Sehingga sebenarnya Kemerdekaan tidak sanggup merdeka oleh awalan dan akhiran. Sementara dalam bahasa inggris, merdeka memiliki kosakata " freedom ", hanya saja arti lebih pasnya itu kebebasan. Kalau kita penggal makna perkata, " free " memiliki makna bebas, sementara dalam bahasa inggris tidak ditemukan kata " dom ", melainkan bahasa swedia yang artinya keputusan. Kalau kita gabungkan akan menjadi "keputusan yang bebas". Tapi saya selesaikan disini saja, definisi-definisi tersebut, sebab tidak terlalu penting bagi engkau sekalian. Apalagi bagi seorang Sutardji Calzoum Bachri , yang hendak membebaskan kata dari pengertian dan makna. Tapi mari kita tadabburi saja kata merdeka ke dalam hidup kita. Kalau kemerdekaan tidak bisa merdeka sebab ada awalan dan akhiran itu artinya kemerdekaan bukanlah sesuatu yang sekarang terj...

Kemerdekaan Sejati

Gambar
Oleh HB. Arafat - Tiba-tiba ada teriakan dari arah jalan, saya mengenal suara itu, suara tukang parkir burjo sebelah. Teriakan itu disertai berbondong-bondong orang berlari menuju tempat yang ia maksud. Ada yang berlari, ada yang ngegas kencang alias ngebut , ada yang santai jalan kaki, ada juga yang pakai motor jalan pelan. Hampir semua orang yang masih tersadar berduyun-duyun menuju tempat yang dimaksud pak parkir burjo. Para pelanggan kedai kopi Garuda pun ikut pergi menuju sana, termasuk saya, hanya tersisa mas bakul saja. Sesampainya di sana, saya berusaha menerobos kerumunan, menerobos wajah-wajah ketakutan, wajah-wajah yang di matanya tersimpan kecemasan . Di kerumunan itu saya menerima pesan dari wajah mereka, jika esok kekasihnya, adik-adiknya, orang tuanya yang mengalami. Perlahan saya menepis kerumunan, dalam hati berkata " Labbaika Allahumma labbaik ". Dalam bibir berkata " Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun ". Dalam lidah berkata " Alha...

Fatwa Cinta Kang Dul Sebelum Pergi Meninggalkan Angkringan

Gambar
Oleh HB. Arafat - Sebenarnya kebencian itu tidak ada, yang ada itu cinta yang belum diberikan ruang saja. Maka berikanlah ruang-ruang seluas mungkin sebanyak mungkin pada setiap manusia. Sebab yang fitrah dari manusia itu rasa cinta dan kasih sayang. Hari ini engkau bisa jadi benci padaku. Tapi aku menampung kebencian itu untuk energi membongkar dinding antara rumah keraguan dengan rumah kepercayaan, diantara kita, diantara orang-orang (untuk sementara) dijajah pikiran dan hatinya. Pikiran dan hati itu singgasananya cinta dan kasih sayang. Maka aku tiap detik selalu belajar berpikir, belajar merasa agar aku tidak memantulkan kebencianmu untukku kembali padamu. Hari ini, bisa jadi engkau sangat-sangat membenciku. Tapi aku masih mengingat bahwa tiap sholat aku selalu berucap " Ya Muqollibal Qulub, Tsabit Qalbi 'Ala Dinik ". Tuhan bisa saja melakukan apapun semau-maunya, hanya saja manusia diberikannya Dia pilihan dan kesempatan. Pilihan itu berupa mencinta dan...

Kebhinnekaan Angkringan, Pemersatu Umat Manusia

Gambar
Oleh HB. Arafat - Lek Teguh yang daritadi di sebelah kirinya kang Dul, sedikit-sedikit mulai meminta penjelasan kepada kang Dul mengenai "Hubungan Tidak Tersenyum dengan Benci Seseorang Dilihat Dari Perspektif Ilmu Katuranggan " . Ia juga menyentil "Pengaruh Kebhinnekaan Nasi Kucing Terhadap Perdamaian dan Persatuan Pelanggan di Kedai Kopi Garuda " . Namun yang dipertanyakan lek Teguh bukanlah untuk tujuan memberi pencerahan masyarakat, khususnya mahasiswa, agar hal tersebut digunakan sebagai judul-judul skripsi, tesis atau karya ilmiah anda semua. Sebab kalimat lek Teguh bisa saja di copy paste oleh siapa saja yang tak bertanggung jawab. Lek Teguh orangnya kurus, kulitnya hitam, rambutnya gondrong, dan ahli tirakat. Berbeda dengan kang Dul yang penampilannya agak nyentrik , perpaduan antara modern dan tradisional, perpaduan antara kota dan desa. Kalau ukuran tubuhnya kang Dul diantara kurus dan gemuk. Rambutnya kang Dul tidak lurus, juga tidak kriting,...

Benci Untuk Mencinta

Gambar
Oleh HB. Arafat - "Sampeyan jangan ngawur gitu, kang. Hanya karena pelanggan tadi tidak tersenyum dengan pelanggan sebelahnya lalu sampeyan asumsikan ia memiliki kebencian." sergah saya "Lihat saja nanti, kamu akan paham sendiri." jawab kang Dul yang masih dalam keadaan mengunyah suapan ketiganya. Tidak tersenyum bukan sama dengan benci. Hanya saja tidak tersenyum merupakan tanda-tanda seseorang memiliki benci. Barangkali yang saya pahami semacam itu. Namun gusti Allah itu Maha membolak-balikkan hati manusia. Makanya gusti Allah dalam sholat kita untuk berdoa Ya Muqollibal Qulub Tsabit Qalbi 'Ala Dinik . Tiba-tiba saya teringat lagunya Naif, Benci untuk Mencinta. Tapi yang menyanyikannya Nufi Wardhana. - HB. Arafat , warga Desa Jetak Wedung Demak

Manusia Nasi Kucing

Gambar
Oleh HB. Arafat - " Lah kok sak unine lambeku, kang? " tanya kang Dul setelah lama terdiam tak menyahut balasanku. Ia ikut mengambil nasi kucing dan gorengan. Membukanya, memakannya perlahan-lahan. Mungkin ia takut cepat habis nasinya, sebab nasinya hanya sekepalan tangan para pendemo aksi bela-belaan ( sing penting ora bela mantan , tapi bela jomblowan ). Mungkin saja ia mengikuti sunnah rasul, yakni satu suapan ia kunyah sampai tiga puluh tiga minimalnya. wa Allahu au kang Dul 'alam . "Maksudku begini, kang. Aku hanya ingin mengidentifikasi identitas per nasi kucing tersebut saja serta pelanggannya. Lantaran para pelanggan pastilah akan nyari rasa yang ia sukai, kecuali ia tergolong manusia nasi kucing kaffah ." lanjut kang Dul, sambil mengunyah nasi kucing suapan keduanya. Saya hanya mendengarkan secara seksama, namun tidak dalam tempo sesingkat-singkatnya. Bukan juga Soekarno-Hatta, 17 Agustus 1945, tapi kang Dul-saya, 10 Agustus 2017. ...

Gerhana Pengetahuan dan Khusufis Sex

Gambar
Oleh HB. Arafat - Meski saya kaget mendengar kabar meninggalnya pak kaji Jamal, namun saya berusaha mengatur napas kekagetan saya. Khususnya kaget di depan kang Dul. Bisa-bisa saya ditertawai sejadi-jadinya. Saya paham bahwa hidup manusia itu tidak hanya di alam ruh, alam rahim dan alam dunia saja, tapi masih kaget. Gitu saja kok kaget. Kemudian saya pindah gigi, pindah ke tarikan yang woles bro , agar kang Dul tak menaruh curiga pada saya yang masih belajar mengenai hidup. "Kang, ngomong-ngomong malam ini akan terjadi gerhana, lo." Celetuk saya untuk mengalihkan kang Dul. "Gerhana malam ini menjadi penanda kegelapan yang akan terjadi di desa Jim. Pak kaji Jamal itu khalifah yang mampu mengayomi rakyat, dekat dengan rakyat, serta memiliki kharisma tersendiri. Jika alam sedang berhajat, itu tanda bahwa ada salah satu khalifatullah fil ardi atau waliyullah yang sedang dipanggil gusti Allah menghadap haribaanNya. Namun tidak ada gerhana yang bertahan lama....

Seruput Teh dan Letupan Asap Rokok

Gambar
Oleh HB. Arafat - Seruput, duaseruput, kang Dul meminum teh anget nya, sementara saya masih dibingungkan oleh jawabannya. "Dari rahim ibu" memiliki banyak kemungkinan tafsir. Pertama, rahim yang ia maksudkan rahim berupa vagina atau rahim dari kosakata bahasa arab, berarti kasih sayang, yang kalau dijawakan menjadi welas asih ing dalem akhirat bloko . Kedua, ibu yang ia maksudkan itu ibu kandungnya, ibu dari anak-anaknya, atau ibu kota yang konon lebih jahat ketimbang ibu tiri. Sayangnya, saya terkadang tidak memiliki kemampuan untuk bertanya pada kang Dul. Takut-takut nanti saya dibuat kebingungan lagi dengan jawabannya, sehingga kemungkinan-kemungkinan itu hanya menguap dalam kepala saya. Meski begitu saya tetap bersyukur, mendapatkan beberapa kunci dari kang Dul. Tinggal menunggu dipertemukan atau mencari untuk menemukan pintunya. Kang Dul kemudian mengambil rokok, menyalakan api, sebagaimana kretek yang tak sempat diucapkan rokok kepada api yang menjadikanny...

Lulusan Rahim Ibu

Gambar
Oleh HB. Arafat - Sejak Madrasah Ibtidaiyyah (MI) kang Dul memiliki kebiasaan ketika ditanya siapapun, "Dari mana?" , selalu menyebut tempat terakhir yang ia kunjungi, meski itu bukan sebab tempat yang mempengaruhinya dalam bertindak. Itupun disadari, malahan dijadikannya trik menghindar dari ibunya, bu Fat, ketika bertanya, "Mau kemana?" . Seringnya ia menjawab "mau ke masjid" , agar tak ketahuan kalau ia hendak bermain dengan teman-temannya. Meski akhirnya ia menyempatkan ke masjid, sekadar wudlu atau masuk kemudian keluar masjid saja. Kalau kita terbiasa dengan multiple choice , kang Dul berbohong atau jujur? Maka kita akan saling berbenturan satu sama lain oleh kebenaran personal masing-masing. Apalagi jika kebiasaan kang Dul sewaktu MI itu menjadi konsumsi publik saat ini. Padahal jika kita melihatnya dari sudut pandang bu Fat, kang Dul jujur, sebab data yang diinput bu Fat hanya "pergi ke masjid". Namun beliau tidak menanyakan ...

Wa La Tansa Nashibaka Minad Dunya

Gambar
Oleh HB. Arafat - Tukang service sehabis sholat dikeroyok dan dibakar hidup-hidup. Al-Quds dibantai teroris-teroris yang katanya Zionis. Pemerintah mengadakan Dzikir Kebangsaan. HT mendukung Pemerintah Pakdhe Joko. Mbah Nun diadu domba dengan NU. Sesama ormas saling dibenturkan. Kecelakaan beruntun di Jln. Kudus-Pati. Meriahnya HUT RI ke-72 di Desa Jetak Wedung Demak, sampai Neymar pindah ke PSG. Kalimat-kalimat di atas adalah judul berita yang akhir-akhir ini marak diperbincangkan lingkungan. Semua manusia — tidak semua itu semua, semua juga bisa memiliki makna sebagian —  seragam memperbincangkan judul-judul tersebut. Baik skala nasional, lokal, kecamatan, desa, internasional, jin, setan, dhemit , sampai para malaikat pun ikut dibingungkan oleh manusia. Semua manusia serempak memikirkan hajat-hajat yang tentu bukan hajat mereka, sehingga mereka lupa hajatnya sendiri. Setelah berkumpul, mempergunjingkan, ngalor-ngidul tanpa solusi, mereka pulang dengan kehampaan di...

Nasi Kucing, Gorengan, dan Semesta Pengetahuan

Gambar
Sebagian mahasiswa percaya bahwa kuliah yang sesungguhnya terjadi tidak dalam kelas, melainkan di luar. Kuliah dalam kelas hanya serupa pintu-pintu. Hanya membuka, memantik pengetahuan. Di luar kelas, eksplorasi pengetahuan tersedia di mana-mana, sebanyak-banyaknya. Salah satu medium eksplorasi pengetahuan yang populer adalah Angkringan. Tempat yang akrab dengan nasi kucing dan gorengannya. Angkringan menjadi tempat istimewa di hati para pecintanya. Sambal pedas yang memaksa dahi berpeluh gairah, ditambah gorengan yang renyah- kriyuk -gurih saat dikunyah, menjadi ritmis dengan sepoi angin malam yang membelai tubuh mesra. Luruh menetes segar, bersama glek-glek es teh manis yang ditenggak secara sporadis-memesona. Belum lagi jika didampingi secangkir kopi, yang aromanya selalu saja memantik diskusi. Wueeess pokoknya tooppp markonahh, eh, markotop! (Tetapi perlu anda percaya, bahwa saya tidak sedang endorse atau promosi apapun. Karena angkringan, nyatanya emang ngangenin!) - Bungkus...

Sebutir Filsafat

Gambar
Memahami filsafat harus tentukan tujuanmu: mau jadi Filosof atau Ahli Filsafat . Filosof itu mikir sendiri, kontemplasi sendiri, memproduksi sendiri, dst dst. Kalau ahli filsafat, belajar filsafat itu apa, pikirannya Plato, Aristoteles itu bagaimana, dst. - Kemudian bedakan: filsafat sebagai Metodologi Berpikir dengan filsafat sebagai Produk Filsafat . Banyak orang mengkafir-kafirkan filsafat biasanya melihat filsafat as product . Pembahasannya memang tak jarang bikin kzl saja. - Filsafat lahir ketika orang mulai tidak percaya dengan jawaban mitis dalam menyelesaikan persoalan hidupnya. --- Jadi dari Mitos -> Logos. --- Mitos itu tidak selalu jelek, tapi yang jelas ia tidak rasional. Cirinya irrasional adalah tidak universal, tidak terbuka; sendiri-sendiri, tertutup. Peradaban yang maju biasanya dari Mitos konversi ke Logos. Era kejayaan Islam dulu, mengalami konversi dari Mitos ke Logos. Jadi, awal kelahiran filsafat: kalau sudah muncul keingina...