Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tupperware

Berjalan ria Menyusuri Taman di Pualam Senja: Bukan Sebuah Judul

Gambar
Pemuda itu selalu berjalan. Dari dukuh ke dukuh, desa ke desa, kota-kota, dimensi ke dimensi, ia terus berjalan. Apa yang sebenarnya dilakukannya, tak ada yang tahu. Semua orang melihatnya sebagai usaha yang sia-sia. Kakinya akrab dengan terik udara siang, berteman dinginnya tengah malam, sampai membersamai pagi yang masih mengintip dibalik mega. Pemuda itu masih berjalan. Ya, hanya berjalan. Sesekali menepi di bawah pohon beringin, sekadar minum dari botol kusamnya. Pernah ia ditawari banyak hal. Mulai menjadi atlet maraton sampai direktur pengembang sepatu. Tapi ia tidak mau. Bahkan hal remeh seperti diberi tupperware agar mengganti botol kusamnya, tetap ia menolaknya. Alasannya sederhana. Apa? Sengaja tidak disertakan alasannya, supaya anda sekalian penasaran . - Ia terus berjalan. Sudah tak terhitung berapa kilometer jarak yang sudah ia lalui. Itu artinya, tak terhitung pula waktu yang sudah ia buang sia-sia, menurut banyak orang. Makan dan minum seadanya...