(Bukan) Cara Berwudlu
Oleh HB. Arafat - Kalau membasuh wajah adalah mensucikan martabat, mengembalikan fitrinya kharisma. Agar saat engkau memandangku maka berlakulah "dari mata turun ke hati" . Sebab engkau mencintaiku adalah barang wajib yang mestinya engkau miliki. Sebab menjaga martabat itu kewajiban bagi manusia, syukur-syukur nantinya engkau diangkat semesta menjadi imam, syukur-syukur imam besar. Boleh engkau tertawakan saya, sebab menertawai bukan bagian dari menjatuhkan martabat manusia dan martabat imam besar . Take Bir! . Jadi jangan sepaneng dengan hidupmu, apalagi harus meninggalkan bassam nya wajahmu. Kalau membasuh kedua tangan itu memurnikan take and give yang engkau lakukan. Sebab tidak semua take -mu itu benar-benar murni penerimaan yang di dalamnya terkandung unsur-unsur cinta. Sebagaimana give -mu, jangan-jangan pemberian yang ada pamrih untuk kembali menerima. Sementara dalam lagunya gus Candra Malik , Cinta itu memberi tanpa diminta . Kalau cinta adalah gelombang...