Benci Untuk Mencinta
-
"Sampeyan jangan ngawur gitu, kang. Hanya karena pelanggan tadi tidak tersenyum dengan pelanggan sebelahnya lalu sampeyan asumsikan ia memiliki kebencian." sergah saya
"Lihat saja nanti, kamu akan paham sendiri." jawab kang Dul yang masih dalam keadaan mengunyah suapan ketiganya.
Tidak tersenyum bukan sama dengan benci. Hanya saja tidak tersenyum merupakan tanda-tanda seseorang memiliki benci. Barangkali yang saya pahami semacam itu. Namun gusti Allah itu Maha membolak-balikkan hati manusia. Makanya gusti Allah dalam sholat kita untuk berdoa Ya Muqollibal Qulub Tsabit Qalbi 'Ala Dinik.
Tiba-tiba saya teringat lagunya Naif, Benci untuk Mencinta. Tapi yang menyanyikannya Nufi Wardhana.
-
HB. Arafat, warga Desa Jetak Wedung Demak
